Hubungan Seks Saat Hamil yang Aman, Berikut ini Tips dan Triknya

Banyak orang yang memutuskan untuk rehat berhubungan seks saat tahu pasangannya hamil. Hal ini banyak dilakukan oleh pasangan yang baru menikah karena takut untuk mengganggu kehamilan. Apalagi jika kehamilan yang dilakukan memang masih sangat muda. 

Selain itu banyak mitos yang membahas mengenai hubungan seks akan mengganggu momen kehamilan dan kenyamanan si bayi dalam kandungan.

Padahal banyak penelitian dan Dokter kandungan menyarankan berhubungan seks saat hamil sangat dianjurkan dan bahkan bisa memberikan manfaat.

Usia Kehamilan menjadi Hal Penting 

Hal pertama yang harus dipahami adalah usia kehamilan yang paling mudah dipelajari. Ada benarnya jika anda memang menghindari hubungan suami istri. Jika usia kandungan benar-benar baru maka jangan mengambil resiko. Namun anda tetap bisa melakukan hubungan suami istri mulai dari trimester awal. 

Biasanya diawal sedikit kesusahan karena adanya gejala seperti morning sickness hingga kelelahan dapat terjadi pada masa ini. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, hal ini dapat membuat gairah seksual menurun.

Sedangkan pada trimester kedua dan ketiga, perut yang sudah membesar juga dapat membuat seks menjadi lebih canggung. Namun pada dasarnya masalah ini dapat disiasati dengan cara memilih posisi seks yang aman dan nyaman untuk ibu hamil. Anda bisa mulai ketika si ibu masuk usia 8 minggu. 

Apa Saja Manfaat Seks Saat Hamil?

  • Seks dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cara meningkatkan dan lebih baik. Terutama jika memang sang suami memiliki kondisi yang fit. Ada banyak antibodi yang dapat mencegah flu dan infeksi lainnya dalam tubuh.
  • Menambah kebahagiaan dan mengurangi stres. Tubuh melepaskan endorfin ketika Anda mengalami orgasme. Percaya atau tidak nyatanya senyawa  ini dapat memperbaiki mood dan membantu para ibu menjadi lebih rileks.
  • Pengalaman orgasme yang lebih baik. Meningkatnya aliran darah ke alat kelamin dan menghindari masalah pada alat vital ibu hamil. Biasanya memang ada peningkatan jumlah orgasme yang lebih kuat selama kehamilan. Pengalaman ini tentunya hanya akan Anda rasakan selama kehamilan.

Bagaimana Posisi Seks Saat Hamil yang Aman dan Nyaman?

Reverse Cowgirl

Posisi aman pertama jelas yang tidak akan menekan perut anda. Reserve cowgirl juga bisa menjadi salah satu pilihan posisi seks saat hamil yang aman untuk tiap trimester.

Bagi yang belum tahu, posisi ini hampir serupa dengan woman on top. Hanya bedanya pada posisi reverse cowgirl, wanita duduk memunggungi pria, sedangkan pada posisi woman on top, wanita menghadap ke pria.

 Misionaris Klasik

Posisi seks saat hamil yang aman dan nyaman selanjutnya adalah misionaris klasik.

Bukan rahasia lagi bahwa posisi ini aman dilakukan selama kehamilan, terutama ketika kehamilan masih pada trimester pertama dan perut belum membesar. Dasarnya posisi ini bisa saja dilakukan pada trimester berapa pun.

Spooning 

Terakhir posisi yang bisa dilakukan jika anda memang sudah memiliki perut yang besar. Ketika memasuki trimester ketiga, kandungan sudah mulai membesar dan sulit bergerak atau kelelahan.

Jangan lupa berat tubuh kadang membuat pegal dan juga sakit pada sekujur tubuh ibu hamil. Posisi seks yang tidak mengganggu perut dibutuhkan.

Dengan posisi spooning, posisi pria berada di punggung wanita, sehingga area perut ibu hamil tidak mendapatkan tekanan sama sekali.